Jarinusa.biz.id .Jakarta, 29 April 2025 — Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment hari ini secara resmi merilis poster dan trailer utama film Tak Ingin Usai di Sini, sebuah kisah cinta sejati yang penuh kehangatan. Film ini mempertemukan kembali Vanesha Prescilla dan Bryan Domani sebagai Cream dan K, dua sahabat sejak SMA yang selalu ada satu sama lain dalam suka dan duka, namun tak pernah saling mengucap cinta.
Dalam trailer yang baru dirilis, kita menyaksikan bagaimana K dan Cream tumbuh bersama, saling melengkapi, namun menyimpan pergulatan batin masing-masing. Di balik tawa dan kedekatan, tersimpan kenyataan bahwa K menyimpan rahasia besar: ia mengidap penyakit serius dan diam-diam mempersiapkan kepergiannya—termasuk mendorong Cream untuk menemukan cinta lain. Bertemulah Cream dengan Armand (Rayn Wijaya), seorang dokter yang juga tengah dilanda kalut setelah tunangannya, Vero (Davina Karamoy) pergi.
Tak Ingin Usai di Sini ditulis dan disutradarai oleh Robert Ronny, yang sebelumnya sukses lewat The Most Beautiful Girl in the World—film komedi romantis nomor satu di Indonesia dengan 4,1 juta penonton dalam dua minggu penayangan, serta masuk dalam jajaran Top 4 film global kategori Non-English Movies di Netflix. Di film ini, Robert Ronny juga mengambil peran sebagai produser.
“Tak Ingin Usai di Sini menunjukkan bahwa kehilangan bisa menjadi bagian dari cinta sejati. Saya ingin penonton memahami bahwa cinta tak selalu tentang memiliki, tapi kadang tentang melepaskan,” ujar Robert Ronny.
Selain Bryan Domani, Vanesha Prescilla, dan Rossa, film ini juga dibintangi oleh Davina Karamoy, Rayn Wijaya, Indian Akbar, Asha Assuncao, Jinan Safa, Anya Zen, Tanta Ginting,
dan Rukman Rosadi. Tak Ingin Usai di Sini mengisahkan cinta yang tak sempat diucapkan, kisah tentang cinta yang paling tulus: yang justru membiarkan dia bahagia dan kerinduan yang tak pernah benar-benar selesai. Ini adalah kisah tentang memilih bahagia untuk orang yang kita cinta, meski bukan bersama kita.
“Memerankan K, aku benar-benar memahami perasaannya dan pilihan-pilihannya saaf hidup bersama Cream. Ada kesedihan karena cintanya tak pernah terucapkan, tapi saat menonton Tak Ingin Usai di Sini, penonton akan mengerti bahwa dalam cinta, terkadang ada ketulusan dan keikhlasan demi sebuah kebahagiaan,” kata Bryan Domani.

